Berita

net

Dunia

Telan Kekalahan, Pendukung Argentina Buat Onar

SENIN, 14 JULI 2014 | 12:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepolisian Argentina menangkap setidaknya 30 orang setelah perayaan Piala Dunia yang digelar di Buenos Aires tak terkendali.

Dikabarkan CNN pada Senin (14/7), puluha orang yang menyaksikan kekalahan tim nasionalnya ketika berlaga dengan Jerman membuat gaduh dengan memecahkan jendela toko, merusak teater, memukuli wartawan, dan menyerang polisi dengan botol dan batu.

Untuk meredam aksi, polisi Argentina menembakkan meriam air dan gas air mata.


Akibatnya, sekitar 15 orang polisi dan lima orang lainnya terluka dalam bentrokan.

Diketahui, dalam laga final Piala Dunia 2014 di Brazil malam tadi, Lionel Messi dan timnya terpaksa menelan kekalahan setelah gawangnya kebobolan 1-0 oleh Jerman.

Namun demikian, Argentina membuat prestasi karena berhasil masuk babak final Piala Dunia sejak tahun 1990 lalu. Selain itu sang kapten yang juga menjadi pemain bintang, Messi merai Golden Ball yang merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemain terbaik turnamen. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya