Berita

Dunia

Israel Desak Warga Sipil Gaza Kosongkan Beit Lahiya

MINGGU, 13 JULI 2014 | 19:11 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ribuan warga Palestina yang tinggal di wilayah Beit Lahiya, Jalur Gaza berbondong-bondong meninggalkan kota, setelah Israel mengancam akan melancarkan serangan secara random ke daerah peluncur roket. Ancaman ini disebarkan oleh militer Israel melalui selebaran yang tebar di saentro kota.

"Mereka yang tidak mematuhi instruksi akan membahayakan nyawa dan kehidupan keluarga mereka. Hati-hati!" tulis selebaran yang disebar di kota yang terletak di perbatasan Israel dan Jalur Gaza tersebut, sebagaimana dikutip Reuters (Minggu, 13/7).

Beit Lahiya merupakan sebuah kota di utara Jalur Gaza yang dihuni sedikitnya 70 ribu warga Palestina. Tiga dari 10 permukiman yang ada sudah diinstruksikan untuk bergerak ke arah selatan atau lebih dalam lagi menuju jantung wilayah Jalur Gaza, sebelum pukul 00.00 waktu setempat.


Namun begitu, Kementerian Dalam Negeri Gaza, dalam sebuah pernyataan di radio Hamas, menolak peringatan Israel tersebut dan menanggap peringatan itu sebagai "perang psikologis" . Kemendagri bahkan memerintahkan mereka yang meninggalkan rumah untuk kembali.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza mengklaim bahwa konflik yang telah sepekan memanas ini menewaskan sedikitnya 160 warga Palestina, termasuk sekitar 135 warga sipil yang 30 diantaranya adalah anak-anak dan lebih dari 1.000 orang terluka.[ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya