Berita

foto:net

Bola Bagus

Pelatih Jerman Optimis Kalahkan Messi Cs

MINGGU, 13 JULI 2014 | 18:12 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pelatih Jerman Joachim Loew optimistis Der Panzer bisa menorehkan sejarah baru dengan menjadi tim pertama Eropa yang menjadi juara saat Piala Dunia dihelat di ranah Amerika Selatan. Loew menegaskan bahwa tim asuhannya tidak akan gentar menghadapi mega bintang Argentina, Lionel Messi.

Malam dinihari nanti (Senin, 14/7), Jerman akan menghadapi Argentina di partai final Piala Dunia yang digelar di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro. Philipp Lahm cs, masuk melangkah ke final usai menang telak 7-1 atas tuan rumah Brasil dalam laga semifinal di Belo Horizonte.

Dalam laga malam nanti, Jerman dipastikan akan berupaya mati-matian untuk meraih juara Piala Dunia sejak terakhir mendapatkan gelar tersebut ketika mereka mengalahkan Argentina di Stadion Olimpico, Roma, 8 Juli 24 tahun silam.


"Kami tahu kami dapat mencatat sejarah. Menjadi kegembiraan ekstra bagi kami sebagai tim Eropa jika menang di tanah Amerika Latin, ujar pelatih berusia 54 tahun itu seperti dilansir BBC (Minggu, 13/7).

Loew juga mengaku tidak takut untuk menghadapi Messi yang berupaya untuk menyamai Diego Maradona, yang menjadi inspirasi bagi Argentina dalam kemenangan di Piala Dunia 1996.

"Tim ini tidak hanya melulu soal Messi. Jika Anda percaya itu, anda membuat kesalahan," tambahnya.

Dalam kacamata Loew, Argentina memiliki tangguh lain yang tak kalah berbahayanya dengan Messi seperti Angel Di Maria, Sergio Aguero, Gonzalo Higuain. Sehingga kekuatan Argentina tidak melulu bergantung pada Messi Sentris.

"Dia (Messi) seorang pemain yang dapat menentukan permainan tetapi tim ini (Jerman) lebih baik dibandingkan 2010 lalu, ketika kami mengalahkan mereka (Argentina) 4-0 di perempat final," tandas Loew. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya