Berita

ilustrasi/net

Dunia

Berkisah Soal Pasangan Sesama Jenis, Singapura Siap Musnahkan Buku Cerita Anak Ini

SABTU, 12 JULI 2014 | 18:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Komunikasi dan Informatika Singapur, Yaacob Ibrahim mendukung penghancuran tiga buah buku anak-anak yang beredar di masyarakat dan perpustakaan nasional.

Penarikan dan penghancuran semua salinan buku tersebut dilakukan setelah adanya keluhan dari warga Sinagpur yang menyebut konten buku tidak sesuai dengan nilai-nilai keluarga.

Ketiga buku tersebut adalah "And Tango Makes Three" yang mengisahkan pasangan penguin jantan yang membesarkan seekor anak ayam di kebun binatang New York, "The White Swan Express: A Story About Adoption," yang melibatkan kisah pasangan sesama jenis serta buku  "Who's In My Family: All About Our Families".


"Norma-norma yang berlaku dan diterima mayoritas penduduk Singapura, mendukung untuk mengajarkan anak-anak tentang keluarga konvensional, tapi bukan tentang alternatif, atau keluarga non-tradisional, seperti yang dimaksudkan dalam buku-buku tersebut," kata Ibrahim pada Jumat (11/7).

Dikabarkan Associated Press, Belum jelas bagaimana mekanisme pemusnahan serta kapan buku tersebut akan dihancurkan. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya