Berita

ilustrasi/net

Dunia

Gas Meledak di Bangunan Lima Lantai, Ibu Hamil Terjun Dari Balkon

SABTU, 12 JULI 2014 | 18:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ledakan gas di sebuah bangunan lima lantai di Istanbul Turki melukai setidaknya tiga orang pada Sabtu (12/7).

Gubernur Huseyin Avni Mutlu mengesampingkan dugaan bahwa ledakan tersebut merupakan serangan terorisme. Ia menekankan bahwa kejadian itu disebabkan oleh kebocoran gas atau tabung gas.

Ledakan yang terjadi di lantai dasar bagunan itu sempat memicu terjadinya kebakaran, namun akhirnya berhasil dipadamkan.


Salah seorang korban luka, sikabarkan Associated Press, adalah seorang wanita hamil yang melompat dari balkon di lantai dua bangunan tersebut.

Ledakan juga menyebabkan beberapa mobil yang terletak di sekitar lokasi kejadian terbalik akibat kuatnya ledakan.

Sehari sebelumnya, sebuah ledakan serupa juga terjadi di sebuah toko roti di Denizli yang menewaskan satu orang serta melukai 36 orang lainnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya