Berita

ilustrasi/net

Dunia

Turki Tak Akan Perbaiki Hubungan Bila Israel Masih Serang Gaza

JUMAT, 11 JULI 2014 | 20:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Turki Abdullah Gul menyerukan agar Israel menghentikan serangan udara membabi-buta ke wilayah Jalur Gaza dan menghimbau agar Israel tidak melakukan serangan darat.

"Saya ingin mengingatkan Israel bahwa operasi darat dapat menyebabkan perkembangan yang berbahaya serta menabur benih kebencian," kata Presiden Abdullah usai menjalankan shalat Jumat siang tadi (11/7).

Ketegangan hubungan kedua negara yang semakin memanas pekan ini dinilainya dapat memberikan ancaman dan kekacauan di Turki.


Diketahui meningkatnya kekerasan antara Israel dan kelompok militan Hamas Palestina di Jalur Gaza terjadi bersamaan dengan upaya yang tengah dilakukan Turki untuk memperbaiki hubungan dengan Israel pasca komando Israel menyerbu kapal bantuan pro-Palestina pada tahun 2010 lalu yang menewaskan delapan warga Turki.

Atas kejadian tersebut, dikabarkan Associated Press, Israel menyampaikan permintaan maaf kepada Turki dan setuju memberikan kompensasi dalam sebuah perjanjian pada tahun 2013. Hal itu mengarah pada pemulihan hubungan dua negara.

Senada dengan Presiden, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (10/7) menyampaikan bahwa Turki tidak ingin memperbaiki hubungan dengan Israel bila serangan masih dilakukan ke wilayah Gaza.

"Anda harus mengakhiri penindasan ini. Selama itu tidak berakhir, sebuah normalisasi hubungan antara Turki dan Israel tidak mungkin terjadi," tegasnya.

Diketahui, militer Israel telah melakukan lebih dari 1.000 serangan ke Gaza dalam empat hari pertempuran yang telah menewaskan sedikitnya 100 orang. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya