Berita

Dunia

Presiden Rusia Mulai Lawatan Amerika Latin Lewat Kuba

JUMAT, 11 JULI 2014 | 19:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Rusia Vladimir Putin menjadikan Kuba sebagai negara pertama yang didatangi dalam rangkaian kunjungannya ke Amerika Latin.

Di Kuba, Putin rencananya akan bertemu dengan Presiden Raul Castro. Keduanya akan membahas kemajuan perjanjian yang ditandatangani tahun lalu soal pembatalan 90 persen hutang Kuba atau sekitar 35.2 juta dolar AS kepada Uni Soviet. Sementara itu 10 persen lainnya akan diinvestasikan dalam proyek-proyek bersama di Kuba.

Kesepakatan itu sendiri telah disahkan oleh Majelis Tinggi Parlemen Rusia pada Rabu (9/11).


Dikabarkan BBC (Jumat, 11/7), hubungan Kuba dan Rusia merenggang pasca runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991. Namun hubungan bilateral kedua negara menjadi lebih baik dalam beberapa tahun terakhir. Rusia terlibat dalam eksplorasi minyak lepas pantai dan mulai melakukan pengeboran sumur tahun lalu.

Putin menyebut, perusahaan-perusahaan Rusia tertarik untuk berinvestasi di Kuba dalam sejumlah produk seperti plastik, suku cadang mobil, dan alat berat untuk industri kereta api.

Selain Kuba, Putin juga diagendakan akan melakukan perjalanan ke Argentina sebelum akhirnya ke Brazil.

Di Brazil, Putin dikabarkan akan menghadiri final Piala Dunia pada Minggu (13/7). Selain itu ia juga akan menghadiri pertemuan ekonomi puncak negara-negara berkembang, termasuk di antaranya adalah India, China, dan Afrika Selatan.

Putin menyebut bahwa Brazil merupakan salah satu negara berkembang yang harus memainkan peranan lebih besar di panggung dunia.

"Negara yang kuat dan cepat berkembang ini ditakdirkan untuk memainkan peran penting dalam tatanan dunia polisentris," kata Putin.

Lebih lanjut, Putin menyebut, pihaknya akan mendukung upaya Brazil untuk bisa mendapatkan kursi tetap di Dewan Keamanan PBB. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya