Berita

ilustrasi/net

Dunia

Pasca Perang Bosnia, Wanita Ini Akhirnya Bisa Makamkan Keluarganya

JUMAT, 11 JULI 2014 | 16:56 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setelah menunggu selama 19 tahun, seorang wanita akhirnya bisa menyaksikan anggota keluarganya yang menjadi korban tewas dalam peristiwa pembantaian tahun 1995 lalu dikuburkan secara manusiawi, pada Jumat (11/7).

Wanita bernama Hajrija Selimovic menguburkan jasad suaminya serta dua anak laki-lakinya di pemakaman khusus yang disediakan bagi korban pembantaian terburuk yang pernah terjadi di Eropa sejak Perang Dunia II.

Anggota keluarga Selimovic yang dikuburkan itu hanya tiga dari sekitar delapan ribu pria Muslim yang tewas ketika pasukan Serbia menyerbu kota Srebrenica di Bosnia timur pada 11 Juli 1995.


Pada saat itu, dikabarkan Associated Press, wilayah Srebrenica berada dalam perlindungan PBB. Namun pasukan PBB tidak memberikan perlawanan ketika Serbia menyerbu dan mengumpulkan ribuan pria muslim untuk dibunuh dan dikubur secara massal. Pengadilan Internasional resmi memberi label kejadian tersebut sebagai genosida.

Pasca kejadian tersebut, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat pada saat itu, Madeleine Albright memberikan foto satelit terkalit lokasi kuburan massal kepada Dewan Keamanan PBB. Sejak saat itu, kuburan mulai digali dan dilakukan identifikasi untuk mengetahui identitasnya.

Hingga saat ini sudah sekitar 6.066 korban genosida berhasil diidentifikasi dan dikembalikan kepada keluarganya untuk dimakamkan. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya