Berita

angela merkel/net

Dunia

Kepala Agen Mata-Mata AS Diminta Angkat Kaki Dari Jerman

JUMAT, 11 JULI 2014 | 15:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala mata-mata Amerika Serikat yang ditempatkan di Jerman diminta untuk angkat kaki. Permintaan itu muncul dari pihak pemerintah Jerman menyusul adanya kasus dugaan agen mata-mata ganda.

"Kedutaan Besar Amerika Serikat telah melihat laporan bahwa Jerman telah meminta kepala misi intelijen Amerika Serikat untuk meninggalkan negara itu. Sebagai praktek standar, kita tidak akan mengomentari masalah intelijen," kata salah seorang pejabat Amerika Serikat yang dikabarkan CNN pada Jumat (11/7).

Pengusiran secara halus yang dilakukan oleh Jerman tersebut dilakukan setelah ditangkapnya dua warga Jerman yang diduga menjadi mata-mata Amerika Serikat. Satu orang di antara mereka bekerja untuk badan intelejen Jerman, sedangkan seorang lainnya bekerja di Kementerian Pertahanan Jerman. Keduanya diduga membocorkan dokumen rahasia Jerman kepada Amerika Serikat.


Kasus tersebut menambah panjang daftar ketegangan hubungan kedua negara sekutu pasca isu penyadapan telepon milik Kanselir Jerman Angela Merkel oleh badan mata-mata Amerika Serikat yang dibocorkan oleh Edward Snowden. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya