Berita

net

Dunia

Israel Klaim Dapat Serangan Roket Dari Libanon

JUMAT, 11 JULI 2014 | 14:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel mengklaim pihaknya mendapatkan serangan roket dari wilayah Libanon pada Jumat (11/7). Roket tersebut dibalas Israel dengan serangan artileri.

Begitu klaim yang dinyatakan oleh juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, Peter Lerner.

Roket yang mendarat di kota Metula dekat dengan perbatasan Libanon itu tidak menyebabkan jatuhnya korban maupun kerusakan.


Belum jelas siapa yang menembakkan roket itu.

Dikabarkan CNN, Israel menuding pemerintah Libanon bertanggung jawab atas dua roket yang diluncurkan dari kota Mari Libanon itu.

Lerner menjelaskan bahwa kekhawatiran serangan darat di Israel semakin meningkat. Pada Kamis (10/7), Israel telah mengerahkan 30 ribu unit pasukan cadangan untuk bersiaga.

"Kami memanfaatkan kekuatan yang memungkinkan kita untuk menciptakan kekuatan besar di sekitar Gaza, jika diperlukan, kami akan segera memobilisasi mereka," tandas Lerner.

Diketahui, Israel melancarkan operasi serangan ke wilayah Gaza secara agresif sejak awal pekan ini. Israel berdalih, hal itu dilakukan untuk meredam serangan dari kelompok militan Hamas Palestina.

Hingga Saat ini, serangan santara Israel dan Hamas masih terus berlangsung dan telah menyebabkan jatuhnya korban jiwa hingga lebih dari 90 warga Palestina. Sebagian besar di antara mereka adalah warga sipil. Sementara itu lebih dari 600 orang lainnya mengalami luka-luka. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya