Berita

john kerry/net

Dunia

Redakan Sengketa Pemilu, Menlu AS Kunjungi Afghanistan

JUMAT, 11 JULI 2014 | 14:12 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menyebut Afghanistan saat ini berada dalam situsi kritis menyusul sengketa hasil pemilihan umum presiden yang terjadi.

"Kami berada pada saat yang sangat penting bagi Afghanistan," kata Kerry usai bertemu dengan Kepala Misi Bantuan PBB Jan Kubis di Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kabul.

Dalam kunjungannya tersebut, Kerry berupaya untuk merenggangkan ketegangan pasca hasil pemilu sementara diumumkan dan memunculkan Ashraf Ghani sebagai pemenang.


Dalam kunjungan singkatnya, Kerry juga menggelar pembicaraan dengan dua calon presiden yang bersengketa yakni Abdullah Abdullah dan Ashraf Ghani. Ia juga bertemu dengan Presiden Afghanistan saat ini Hamid Karzai.

Kerry menyebut, Amerika Serikat khawatir atas adanya laporan yang menyebut bahwa Abdullah yang kalah dalam pemilu berencana membuat pemerintah paralel.

Terkait sengketa hasil pemilu itu, Amerika Serikat sebelumnya telah memperingatkan bahwa Afghanistan akan kehilangan dukungan keamanan serta finansial bila ada pihak yang mengambil alih kekuasaan di Afghanistan secara ilegal.

Untuk diketahui, hasil awal pemilu Afghanistan menunjukkan bahawa Ghani unggul dengan perolehan 56.44 persen dari Abdullah yang memperoleh 43.56 persen suara.

Akibat sengketa hasil awal pemilu itu, dikabarkan BBC, Komisi Pemilihan Umum Afghanistan harus melakukan perhitungan suara ulang di lebih dari tujuh ribu TPS. Hasil akhir perhitungan suara itu sendiri akan resmi ditetapkan apda tanggal 22 Juli mendatang. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya