Berita

ilustrasi/net

Dunia

FIFA Resmi Larang Nigeria Ikut Pertandingan Internasional

KAMIS, 10 JULI 2014 | 18:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badan sepakbola nasional FIFA resmi menangguhkan Nigeria dari pertandingan Internasional karena adanya campur tangan pemerintah dalam menjalankan federasi nasional.

Komite darurat FIFA menyebut, larangan tersebut akan diterapkan secepatnya. Itu berarti, tim sepakbola Nigeria dilarang ikut berpartisipasi dalam pertandingan, baik antar klub, pertandingan di tingkat regional, benua, ataupun internasional.

Dikabarkan CNN (Kamis, 10/7), keputusan FIFA itu dikeluarkan untuk menegakkan aturan yang mewajibkan anggotanya untuk mengelola sepakbolanya sendiri, independen, dan tanpa ada pengaruh pihak ketiga.


FIFA memperingatkan otoritas Nigeria mengambil tindakan segera atas adanya campur tangan pemerintah.

Ini bukan kali pertama negara yang tengah sibuk memerangi aksi terorisme kelompok militan Boko Haram itu dijatuhi sanksi oleh FIFA.

Pada Piala Dunia 2012 lalu Nigeria pernah dilarang ikut berkompetisi karena adanya intervensi dari Presiden Nigeria Goodluck Jonathan dalam tim nasionalnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya