Berita

Recep Tayyip Erdogan/net

Dunia

PM Turki Minta ISIS Bebaskan Warganya Sebelum Akhir Ramadhan

KAMIS, 10 JULI 2014 | 17:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan meminta kelompok militan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) membebaskan warga negaranya yang ditahan.

"Jika mereka (ISIS) umat sejati, mereka harus melepaskan saudara-saudara kita. Itulah yang kita harapakan," kata Erdogan di Turki pada Kamis (10/7).

Erdogan juga meminta puluhan warganya itu dibebaskan maksimal hingga tanggal 27 Juli, atau menjelang akhir bulan suci Ramadhan.


Diketahui, sebanyak 49 warga negara Turki yang bekerja di konsulat di Mosul ditahan kelompok ISIS yang menduduki wilayah tersebut sejak beberapa pekan terakhir.

Penahan tersebut dilakukan ketika kelompok militan yang bertujuan mendirikan negara Islam itu menduduki gedung konsulat pada 11 Juni lalu.

Dikabarkan Associated Press, dari puluhan tahanan tersebut, di antaranya terdapat diplomat, anak-anak, pasukan khusus, serta polisi.

Sebelumnya, ISIS juga pernah membebaskan 32 pengemudi truk yang sempat ditahan di Mosul. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya