Berita

net

Dunia

Jasad Dua Korban Perkosaan Keji Diotopsi Ulang

RABU, 09 JULI 2014 | 13:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Kepolisian India menyebut akan menggali kuburan dua gadis remaja yang masih merupakan saudara yang tewas setelah diperkosa pada Mei lalu. Penggalian tersebut dilakukan untuk melakukan otopsi baru atas jasad keduanya.

Kedua gadis di Uttar Pradesh yang masing-masing berusia 14 tahun dan 16 tahun itu diketahui menghilang pada tanggal 27 Mei di malam hari. Mereka keluar rumah untuk buang air karena tidak memiliki toilet di dalam rumah. Namun keduanya tidak kembali ke rumah hingga keesokan harinya ditemukan tergantung di pohon.

Dari pemeriksaan post-mortem ditemukan bahwa kedua gadis mengalami serangan seksual sebelum akhirnya tewas karena digantung. Kejadian tersbeut memicu perhatian global.


Keluarga korban mengaku bahwa mereka harus menunggu selama lebih dari 12 jam untuk meminta bantuan polisi karena mereka berasal dari kasta yang lebih rendah. Ayah salah satu korban bahkan menyebut bahwa ia sempat diejek oleh polisi ketika meminta bantuan untuk mencari puterinya.

Kasus tersebut mulanya diselidiki oleh polisi negara bagian, namun di kabarkan BBC, kasus kemudian diserahkan kepada polisi federal.

Terkait kasus tersebut, tiga orang tersangka yang diduga melakukan aksi keji itu telah ditahan.

Masalah kekerasan seksual di India mengalami perkembangan sejak tahun 2012 lalu ketika kasus pembunuhan seorang mahasiswa di bus di Delhi. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya