Berita

sby/net

Politik

SBY Harap Pilpres Jauh Dari Kekerasan

RABU, 09 JULI 2014 | 10:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebut pesta demokrasi yang digelar hari ini (Rabu, 9/7) merupakan hari yang bersejarah bagi bangsa Indonesia karena menentukan perjalanan negara ke depannya.

"Hari ini rakyat kembali memilih pemimpinnya. Memilih presiden dan wakil presiden yang insyaallah akan mengemban tugas 5 tahun ke depan menggantikan saya pada 20 Oktober nanti menjadi presiden Republik Indonesia ketujuh," kata SBY usai menggunakan hak pilihnya di dekat kediamannya di Cikeas Bogor.

SBY menyebut bahwa rakyat Indonesia saat ini berharap agar pemilu presiden kali ini dilaksanakan secara damai dan berdemokrasi serta aman, tertib, dan lancar.


"Jauh dari penyimpangan dan tindak kekerasan yang sama-sama tidak kita kehendaki," sambung SBY.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada rakyat Indonesia yang telah menggunakan hak pilihnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya