Berita

jason mraz/net

Politik

Agnes Monica Hingga Jason Mraz Ajak Masyarakat Tak Golput

RABU, 09 JULI 2014 | 09:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Euforia gelaran pesta demokrasi yang digelar hari ini (Rabu, 9/7) menarik simpati masyarakat Indonesia, tak terkecuali kalangan selebriti.

Sejumlah selebriti nasional menghimbau agar masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih untuk mengambil bagian dalam pilpres kali dini dan tidak golput.

"Hari ini akan menjadi hari bersejarah. Indonesia bangkit! Bhinneka Tunggal Ika! Ayo jamgan golput!!!" kicau Pevita Pearce lewat akun Twitternya @pevpearce.


Hal senada juga diutarakan mantan penyanyi cilik Sherina "Saatnya untuk gunakan hak pilih kamu. Masa depan negara ada di tangan kita semua. Every vote counts," katanya dalam akun @sherinasinna.

Penyanyi yang tengah go internasional, Agnes Monica juga berharap agar pemilu berlangsung damai tidak menjadi ajang perpecahan masyarakat Indonesia.

"Apapun yangg kita pilih, mari belajar untuk menghargai pilihan orangg lain. Perbedaan bukan untuk memecah belah, tapi memperkaya kita sebagai sebuah bangsa," tulisnya dalam akun @agnezmo.

Selain itu, seorang entertainer yang belakangan dikenal sebagai seorang stand up comedian, Pandji Pragiwaksono juga mengajak masyarakat saling menghargai pilihan orang lain.

"Bangsa Indonesia, yang pilih 1 ataupun 2, selama kau pilih karena hasil pemikiranmu bukan karena dibayar atau ikut2an temanmu, kita sudah menang," sebutnya dalam akun @pandji.

Bahkan, pilpres yang menampilkan dua pasang kandidat presiden dan wakil presiden yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di nomor urut satu an Joko Widodo-Jusuf Kalla di nomor urut dua ini rupanya juga menarik perhatian seorang musisi internasional ternama, Jason Mraz.

"To my friends in Indonesia, this week you are empowered with your vote! Get involved in democracy and be heard!," tulis pelantun lagu "I am Yours" itu dalam akun twitternya, @jason_mraz. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya