Berita

net

Dunia

Jam Tangan Mewah Pemimpin ISIS Jadi Sorotan

SELASA, 08 JULI 2014 | 15:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin kelompok militan Islamic State in Iraq and the Syria (ISIS) Abu Bakr al-Baghdadi yang muncul dalam sebuah video akhir pekan lalu menjadi bahan pembicaraan di media sosial Twitter.

Kali ini yang menjadi perhatian bukan soal seruannya agar umat Muslim untuk merapatkan barisan mendirikan negara Islam, melainkan soal sebuah jam tangan yang dikenakannya dalam video tersebut.
 
Dikabarkan Russia Today (Senin, 7/7), Baghdadi terlihat mengenakan jam tangan mahal yang ditaksir berharga 6.500 dolar AS.


Jam tangan yang dikenakan Baghdadi itu menuai perhatian masyarakat internasional di media sosial Twitter.

"Hal aneh mengenai Khalifah Baghdadi adalah bahwa ia memliki jam tangan yang sangat mutakhir dan ia masih tidak bisa menjelaskan milenium apa ini," kicau akun @KarlreMarks.

"Saya menyukai bagaimana Khalifah yang baru memproklamirkan dirinya sendiri mengenakan jam seharga 3.500 euro," kicau akun @hiranajam.

Sejumlah orang memprediksi bahwa jam tangan yang dikenakannya dalam video itu adalah Rolex, Sekonda, atau Omega Seamaster seharga 6.500 dolar AS yang dikaitkan dengan film James Bond sejak tahun 1995.

"Khalifah kita, berkatilah ia, kemungkinan mengenakan jam tangan Swiss. Yang bermerk dan dari mana uang yang didapatkannya," kicau akun @malasqani.

Diketahui, Baghdadi muncul dalam rekamn video yang diperkirakan direkam pada Jumat (4/7) lalu itu, ia berkhotbah di masjid Agung kota Mosul dengan mengenakan jubah panjang berwarna hitam dan tuban dengan warna senada. Kemunculannya di video itu sekaligus membantah isu kematiannya.

ISIL pada awal pekan lalu telah mengumumkan pembentukan Khalifah Islamiyah di wilayah Irak dan Suriah. Sedangkan Baghdadi telah memproklamirkan diri sebagai pemimpinnya. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya