Berita

net

Dunia

Jepang Merapat ke Australia Perkuat Perdagangan dan Teknologi

SELASA, 08 JULI 2014 | 14:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang dan Australia akan sepakati perjanjian bilateral terkait peningkatan perdagangan bebas serta kerjasama soal peralatan pertahanan serta pengembangan teknologi penelitian hari ini (Selasa, 8/7).

Dalam kunjungannya ke Australia, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akan menguraikan visinya untuk meningkatkan hubungan Jepang-Australia serta menekankan pentingnya supremasi hukum di parlemen Australia.

Selain itu Abe juga akan menjelaskan soal langkah terbaru pemerintahannya yang memungkinkan pasukan Jepang bertarung di luar negeri demi membela sekutu.


Dikabarkan Japan Times, dari sisi ekonomi, Jepang memiliki ketergantungan batu bara, bijih besi, dan sejumlah sumber daya lainnya kepada Australia. Hal itu memberikan kepentingan strategis bagi hubungan bilateral kedua negara.

Hari ini (Selasa, 8/7) Abe dan Perdana Menteri Australia Tony Abbott akan menandatangani kesepakatan perdagangan bebeas setelah tujuh tahun negosiasi. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya