Berita

foto:net

Politik

WNI Minoritas Diimbau Tidak Takut Nyoblos

MINGGU, 06 JULI 2014 | 13:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Kalangan warga negara Indonesia (WNI) minoritas diimbau untuk tidak takut dalam menggunakan hak pilih atau mencoblos pada 9 Juli nanti sesuai dengan hati nurani masing-masing.

Demikian imbauan ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan tokoh gerakan 1966 Sofjan Wanandi dalam keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 6/7)

"Saya mendapat banyak sekali pertanyaan dari mereka. Apakah Pilpres 9 Juli mendatang akan berlangsung aman dan tidak rusuh? Apakah mereka yang akan memilih Jokowi-JK tidak akan terancam keamanannya. Mereka bilang was-was dan akan pergi keluar kota atau luar negeri," ungkapnya.


Sofjan meminta kepada WNI minoritas untuk tetap menggunakan hak pilih mereka sebaik-baiknya. Ini penting untuk menentukan masa depan Indonesia. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dan mendapat jaminan keamanan dari aparat yang berwajib. Sehingga bisa dipastikan pilpres akan berlangsung aman dan damai.

"Ini saatnya menunjukkan tanggung jawab kita sebagai warga negara Indonesia, apakah itu yang warga Tionghoa, yang Katholik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu, untuk bersama segenap saudara-saudara kita yang Muslim, menghantarkan Indonesia memasuki masa yang baru," demikian Sofjan menegaskan. [ian]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya