Berita

ilustrasi/net

Dunia

AS Minta Peningkatan Keamanan di Beberapa Bandara Luar Negeri

KAMIS, 03 JULI 2014 | 14:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat (AS) menyerukan agar bandara-bandara asing yang memiliki penerbangan langsung ke AS meningkatkan prosedur keamanannya.

Pasalnya, AS khawatir kelompok teroris seperti al-Qaeda tengah melakukan pengembangan bahan ledak baru yang lebih baik dan sulit terdeteksi oleh alat keamanan di bandara.

Dikabarkan Associated Press, seorang pejabat anti terorisme di AS menyebut, intelejen menemukan adanya indikasi bahwa pakar bom asal Yaman yang berafiliasi dengan al-Qaeda di semenanjung Arab telah melakukan perjalanan ke Suriah dan mengembangkan bahan ledak di sana.


Sedangkan di semenanjung Arab sebelumnya ditemukan kasus-kasus jatuhnya pesawat akibat adanya bahan peledak yang disembunyikan oleh penumpangnya melalui berbagai bentuk yang sulit terdeteksi.

Karena itulah AS khawatir bila pakar bom yang kini disebut berada di Suriah itu akan dapat mengancam AS. Mengingat AS dan negara-negara Barat hingga saat ini masih kerap memberangkatkan warganya ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok oposisi melawan rezim Bashar al-Assad,
 
AS khawatir, bila bandara-bandara yang melayani penebangan langsung ke AS tidak memiliki prosedur keamanan yang ketat, maka penyusup akan dapat ikut dalam penerbangan dengan membawa bahan peledak. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya