Berita

net

Dunia

Korea Utara Luncurkan Dua Roket Jarak Pendek

RABU, 02 JULI 2014 | 10:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara meluncurkan dua roket jarak pendek di wilayah lepas pantai timur semenanjung Korea pada Rabu (2/7).

Berdasarkan keterangan dari Kementerian Pertahanan Korea Selatan, proyektil roket meluncur sekitar 180 kilometer sebelum akhirnya jatuh di perairan.

Korea Utara diketahui kerap melakukan rangkaian peluncuran roket dan rudal ke laut dalam beberapa bulan terakhir. Aksi Korea Utara itu memicu kritik terutama dari Korea Selatan dan Amerika Serikat.


Peluncuran roket tersebut terjadi sehari setelah Korea Utara mengajukan usulan khusus untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Selatan demi mengurangi ketegangan militer.

Diketahui, Korea Utara sebelumnya mengusulkan untuk menghentikan sepenuhnya aktivitas militer yang memicu ketagangan di semananjung pada pekan ini bila Korea Selatan mau memenuhi sejumlah syarat.

Syarat yang dimaksud adalah menghentikan gangguan di wilayah perairan dan menghentikan latihan menembak di wilayah dekat pulau-pulau perbatasan maritim yang disengketakan kedua negara. Selain itu Korea Selatan juga harus menarik peralatan militer milik Amerika Serikat termasuk kapal induk dan pembom strategis.

Korea Utara juga meminta Korea Selatan untuk membatalkan latihan militer bersama yang direncanakan dengan Amerika Serikat pada Agustus mendatang.

Namun, dikabarkan CNN, Korea Selatan tidak menindaklanjuti usulan Korea Utara itu.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyebut bahwa masalah sesungguhnya dari perdamaian di semenanjung adalah misil serta pembangunan senjata nuklir Korea Utara.

"Bila Korea Utara benar-benar berharap perdamaian di semenanjung Korea, maka Korea Utara bukan hanya harus menghentikan umpatan dan ancaman atau provokasi, tapi juga menunjukkan ketulusannya dalam menyelesaikan masalah nuklir," kata keterangan kementerian. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya