Berita

joko widodo/net

Politik

MISTERI TRANSJAKARTA

Margarito Kamis: Jokowi Sangat Tidak Etis Berbohong

MINGGU, 29 JUNI 2014 | 11:54 WIB | LAPORAN:

Sangat tidak etis bila Gubernur DKI Jakarta non aktif Joko Widodo (Jokowi) mengklaim dirinya telah melapor ke KPK terkait dugaan korupsi Bus TransJakarta.

Demikian disampaikan pakar hukum tata negara, Margarito Kamis kepada wartawan di Jakarta, Minggu (29/6)

Menurut Margarito, berdasarkan pernyataan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johan Budi dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok), Jokowi belum memberikan laporan terkait kasus Bus TransJakarta yang hingga kini masih mandek di Kejaksaan Agung.


"Sebagai capres, tindakan Pak Jokowi tidak etis, karena senang atau tak senang, dia belum jadi presiden dan masih berjuang menjadi presiden," kata Margarito.

Margarito menyayangkan sikap Jokowi yang terkesan menutup-nutupi kasus bus TransJakarta. Jokowi juga enggan menjawab pertanyaan awak media saat melakukan verifikasi harta kekayaannya di KPK, beberapa waktu lalu.

Margarito menjelaskan, seorang pemimpin seyogyanya bersikap berani jujur di manapun berada dan dalam kondisi apapun.

"Saya meminta dengan hormat agar jujur lah, kalau dia (Jokowi) punya slogan jujur jujur jujur, maka jujur lah. Kalau tidak jujur sangat tidak baik," tekan Margarito.

"Ada apa dengan Jokowi ini, Jangan setengah-setengah. Pemimpin itu tak pernah takut pada kejujuran, itu baru kejujuran. Sekalipun memukul diri sendiri, berani berkata," imbuhnya.

Seperti diketahui, kemarin Ahok mengungkapkan bahwa Jokowi ternyata tidak pernah melaporkan kasus pengadan bus Transjakarta berkarat.

"Nggak pernah ada surat resmi tuh. Pak Jokowi nggak pernah minta kasus ini diambil alih oleh KPK," ucap Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (26/6) lalu.

Keterangan Ahok ini berbeda dengan apa yang disampaikan oleh Jokowi.

"Waktu ada berita mengenai bus Transjakarta, detik itu juga kepala dinasnya langsung saya copot. Kemudian dokumen-dokumen yang ada langsung kita berikan ke KPK," kata Jokowi saat bersilaturahim ke Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (12/6).[wid]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Pulogadung

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17

Istana Ungkap Cadangan Beras di Bulog Tembus 5,3 Juta Ton

Minggu, 17 Mei 2026 | 14:04

Kasasi Bisa Perjelas Vonis Banding Luhur Ditambah Beban Uang Pengganti

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:45

Putusan MK soal IKN Dianggap Beri Kepastian Hukum

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:39

“Suamiku Lukaku” Angkat Luka Perempuan Korban KDRT

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Presiden Khusus untuk Sapa Rakyat

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:14

Penyederhanaan Sistem Partai Tak Harus dengan Threshold Tinggi

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:10

Nasabah PNM Denpasar Sukses Ubah Sampah Pantai jadi Cuan

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:59

Hukum yang Layu: Saat Keadilan Kehilangan Hati Nurani

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:43

Andrianto Andri: Tokoh Sumatera Harus Jadi Cawapres 2029

Minggu, 17 Mei 2026 | 12:11

Selengkapnya