Berita

foto:net

Bola Bagus

Pemain Asia di Liga Eropa Tak Berdampak Masif

SABTU, 28 JUNI 2014 | 19:52 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Berbanding terbalik dengan peserta Piala Dunia Brazil dari Amerika Latin yang hampir semua lolos ke fase knouckout, peserta dari benua Asia tidak ada satu pun yang lolos. Wakil benua Asia, yaitu Iran, Jepang, Australia dan Korsel, tidak ada satu pun yang lolos ke perempat final.

Kekalahan Korea Selatan 0-1 dari Belgia di babak penyisihan Grup H, Jumat lalu, merupakan laga terakhir perwakilan Asia di Piala Dunia 2014. Lebih menyedihkan lagi keempat negara Asia ini tidak pernah menang dalam semua laganya selama penyisihan grup.

Pelatih tim Korsel, Hong Myung-bo, yang menjadi kapten tim ketika Korsel mencapai semifinal Piala Dunia 2002, mengatakan bahwa sepak bola Asia kini tengah dalam masa transisi. Periode ini ditandai dengan kemunculan pemain-pemain Asia yang berkembang pesat, tetapi tim nasional di masing-masing negara belum menikmati hasilnya.


"Saya berpikir, setiap tim bermain dengan gaya berbeda, tetapi secara keseluruhan ada banyak kekurangan pada tim-tim Asia," kata Mong Myung-bo, melalui seorang penerjemah, seperti dilansir AP (Sabtu, 28/6).

Sebagian kecil pemain Asia sebenarnya telah tampil di liga top Eropa, tetapi mereka tidak berdampak masif di seluruh pelosok Asia, sebagaimana dialami Eropa, Amerika Latin dan Afrika.

Menurut Myung-bo, kurangnya kompetisi tingkat tinggi di Asia juga ikut berkontribusi pada penurunan peringkat mereka di FIFA, dan terus menurun dalam setahun terakhir. Iran, misalnya, berada di urutan 43 saat menjelang piala dunia digelar, sementara Australia di urutan 62 yang merupakan urutan terendah dibanding peserta piala dunia lainnya. [ian]

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya