Berita

obor rakyat/net

Politik

Pagar Nusantara Lawan Kampanye Hitam dengan Tabloid dan Door to Door

SABTU, 21 JUNI 2014 | 09:56 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Aspirasi masyarakat anti kampanye hitam (black campaign) harus diwujudkan oleh dua kubu pendukung calon presiden dan wakil presiden.

Demikian disampaikan Juru bicara Paguyuban Rakyat (Pagar) Nusantara Pemenangan Jokowi dan Jusuf Kalla, Saiful Bahri. Dia mengatakan, black campaign yang beredar saat ini tujuannya ingin menyesatkan masyarakat.

"Black campaign dilakukan oleh salah satu pasangan sangat tidak etis dan menyesatkan rakyat," kata Saiful dalam rilisnya (Sabtu, 21/6).


Kemarin, sekitar 100 relawan Jokowi-Jusuf Kalla menggelar aksi damai di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. Untuk melawan black campaign itu, Pagar Nusantara juga membuat tabloid "Pelayan Rakyat" yang isinya meluruskan tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepada Jokowi-JK.

Tak hanya penyebaran tabloid, para relawan Pagar Nusantara juga akan melakukan gerakan door to door untuk menjelaskan kepada rakyat soal black campaign yang menyudutkan Jokowi.

Koordinator aksi Pagar Nusantara, Berry, menambahkan, black campaign tersebut tidak akan berhasil membodohi rakyat. Ia berpendapat, rakyat tetap harus diberikan penjelasan.

"Dengan tabloid Pelayan Rakyat dan diskusi-diskusi yang kami lakukan, rakyat akan tahu capres-cawapres mana yang harus didukung," ujarnya. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya