Berita

suryo prabowo

Prabowo: Jangan Percayai Wiranto!

KAMIS, 19 JUNI 2014 | 10:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kubu Prabowo Subianto santai menanggapi rencana mantan Panglima ABRI Jenderal (Purn) Wiranto yang akan buka-bukaan soal surat Dewan Kehormatan Perwira (DKP) siang nanti. (Baca: Wiranto akan Bicara Tuntas Soal Pemberhentian Prabowo Siang Ini)

Barisan pendukung calon presiden yang berpasangan dengan Hatta Rajasa ini justru mempertanyakan integritas Wiranto. "Jangan percaya Wiranto. Karena dia oportunis dan kutu loncat," jelas Timses Prabowo-Hatta, Letjen (Purn) Suryo Prabowo kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Kamis, 19/6).

Buktinya, mantan Kasum TNI ini membeberkan, Wiranto loncat ke pemerintahan BJ Habibie setelah 'numpang hidup' di zaman Presiden Soeharto. Bahkan, ketika Gus Dur menjadi Presiden, Wiranto diberhentikan dari jabatan Menkopolkam. Alasannya, Wiranto dianggap pelanggar HAM.


Tak hanya itu, lanjut Suryo Prabowo, ketika kampanye pada Pileg 2014 kemarin, Wiranto tampil sok miskin dengan berakting sebagai tukang becak, penjual kaki lima, pemulung, kernet bis dan lain-lain.

"Dengan karakter dan integritas yang sedemikian rendahnya itu, apa masih ada omongan Wiranto yang bisa dipercaya?" ungkap mantan Wakil KSAD ini mempertanyakan.

Karena itu, dia curiga Wiranto akan membuka tuntas soal DKP ini hanya sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada Megawati bahwa dia juga bisa berperan dalam mendiskreditkan Prabowo.

"Sehingga lengkap sudah. Luhut Panjaitan, Agum Gumelar, Hendropriyono, Fahrul Rozi, Samsul Jalal dan Wiranto berkonspirasi untuk menunjukan kesetiaan kepada Megawati," tandasnya.

Soal surat DKP itu, sebelumnya dia menduga sengaja dibocorkan untuk menghancurkan nama mantan Danjen Kopassus yang saat ini bertarung dalam Pilpres 2014 tersebut. (Baca: Jenderal Prabowo: Surat Dewan Kehormatan Perwira Sengaja Dibocorkan)

"Saya tahu mungkin yang membocorkan adalah pihak-pihak yang ingin Prabowo hancur. Tapi dengan begini orang tahu yang sebenarnya (bahwa tidak dipecat),” jelas mantan Kasum TNI, Letjen (Purn) Suryo Prabowo saat dihubungi pagi ini (Rabu, 11/6). [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya