Berita

net

Dunia

Irak Minta Kiriman Serangan Udara

KAMIS, 19 JUNI 2014 | 04:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Irak telah secara resmi meminta Amerika Serikat untuk melancarkan serangan udara terhadap militan bersenjata yang telah menduduki beberapa kota utama selama sepekan terakhir.

Belakangan ini, Irak bertempur melawan kelompok Islam militan yang dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS). Mereka telah mengambil alih sejumlah kota di Irak. Kelompok ini punya tujuan menciptakan sebuah negara Islam terpadu yang melintas dari Irak hingga perbatasan Suriah.

"Kami memiliki permintaan dari pemerintah Irak untuk kekuatan udara," tegas komandan militer AS, Jenderal Martin Dempsey, di depan senator AS, diberitakan BBC.


Hal ini menindaklanjuti aksi para pemberontak Sunni yang melancarkan serangan terhadap kilang minyak terbesar Irak di Baiji, kawasan utara Baghdad. Di sisi lain, PM Irak, Nouri Maliki, mendesak rakyat Irak untuk bersatu melawan para militan.

Presiden AS, Barack Obama, bertemu dengan anggota senior Kongres pada hari Rabu kemarin (18/6) untuk membahas krisis Irak. Obama memberi sinyal untuk memperkuat kapasitas pasukan keamanan Irak dalam menghadapi ancaman dari kelompok militan ISIS.

Sedangkan Senator dari Partai Demokrat, Harry Reid, mengatakan tidak akan memberi dukungan agar pasukan Amerika terlibat dalam "perang saudara" Irak .

Tapi, Jenderal Dempsey mengatakan kepada Senat bahwa "kepentingan nasional" Amerika Serikat adalah melawan ISIS "di mana pun kita menemukan mereka". [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya