Berita

prabowo subianto-hatta rajasa

Visi Misi Lebih Detail, Alasan Swing Voters Condong ke Prabowo-Hatta

RABU, 18 JUNI 2014 | 15:45 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Jumlah masyarakat yang belum menentukan pilihan pada Pemilihan Presiden 2014 ini masih banyak, meski cenderung mulai menyusut.

Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia, Said Salahudin, menjelaskan, profil swing voters itu adalah kaum terdidik, mereka well informed. Karena itu mereka kritis, menelusuri, mencari tahu dan mempelajari visi misi capres. Baru setelah itu menetapkan pilihan.

Karena itu, mendekat pelaksanaan Pilpres pada 9 Juli mendatang, swing voters pun mulai menetapkan pilihan. Hal ini menyusul gencarnya kedua pasangan calon presiden menyampaikan visi-misi terutama dalam debat yang difasilitasi Komisi Pemilihan Umum.


"Dua-duanya mendapat limpahan swing voters. Tapi yang tertarik ke Jokowi memang ada tetapi tidak sesignifikan yang mendukung Prabowo," jelas Said (Rabu, 18/6).

Alasannya, kalau melihat antara visi misi kedua capres, menurut Said, Prabowo lebih unggul dalam memaparkan secara lebih detil yang memikat pemilih potensial seperti swing voters itu.

"Ingat, swing voters juga mengikuti debat dengan kritis. Pada debat terlihat Prabowo lebih rapi dan komprehensif menjawab pertanyaan dan begitu juga ketika mengajukan pertanyaan," tegas Said.

Merujuk hasil survei Puskaptis, persentase swing voters terus menyusut. Survei 20-25 Mei menghasilkan data swing voters sebanyak 16 persen sedangkan pada survei kedua yaitu 6 - 12 Juni menjadi 12,39 persen.

Elektabilitas Prabowo pun bergerak naik menjadi 44,64 persen alias lebih tinggi dibanding Jokowi sebesar 42,97 persen. Prabowo tercatat unggul di Indonesia barat dan tengah, sedangkan Jokowi unggul di Indonesia timur. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya