Berita

net

Bola Bagus

Kemenangan Telak Jerman Dirayakan di Ibu Kota Papua

SELASA, 17 JUNI 2014 | 02:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pesta kemenangan tim nasional "Der Panzer" Jerman di Brasil mewabah sampai Kota Jayapura, ibu kota provinsi Papua, Selasa dini hari (17/6).

Warga di Indonesia Timur itu merayakan kemenangan 4-0 tim asuhan Joachim Loew atas Purtugal dengan cara konvoi kendaraan bermotor keliling kota. Demikian diberitakan situs kantor berita Antara.

Massa meneriakkan yel-yel kemenangan di sepanjang jalan yang mereka lewati, mulai dari Waena, Distrik Yabansai, Kotaraja, Distrik Abepura hingga pusat Kota Jayapura di Distrik Jayapura Utara. Sebagian warga mengikatkan bendera di kepala, bahkan ada yang memegang sepotong kayu berbendera Jerman.


"Permainan tim Jerman sangat berbeda malam ini. Mereka bisa meredam kecepatan pemain-pemain sayap seperti Ronaldo dan Nani," kata Jovan, warga Aspol Klofkamp yang ikut konvoi bersama rekan-rekannya hingga ke Abepura.

"Jerman layak bermain di final dan keluar sebagai juara dunia," kata Jovan.

Sementara itu, acara nonton bareng di sejumlah kafe di Abepura dipadati ratusan warga, seperti terlihat pada salah satu kafe di Kotaraja dan di Abepura.

Konvoi kendaraan bermotor dan nonton bareng laga sepak bola di Kota Jayapura bukan saja bisa ditemui saat perhelatan Piala Dunia, tetapi sudah ada sejak tim kesayangan Persipura Jayapura bermain di Liga Super Indonesia dan meraih kemenangan. Sebelumnya, hal sama ditemui saat Brasil mengalahkan Kroasia 3-1 pada laga pembuka Piala Dunia dan Belanda membantai Spanyol 5-1.

Big match antara Jerman menghadapi Portugal berakhir dengan hasil yang kontras. Dalam laga dilangsungkan di Stadion Arena Fonte Nova kota Salvador itu, bek Portugal, Pepe, mendapat kartu merah dan harus absen di dua pertandingan selanjutnya.

Penyerang Jerman, Thomas Muller, mencetak hattrick. Satu gol lain dicetak pemain bertahan Jerman, Mats Hummels, dengan sundulan kepala di menit ke-32. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya