Berita

Prof. Ahmad Erani Yustika

Pertanyaan dalam Debat Capres Besok Lebih Ringkas

SABTU, 14 JUNI 2014 | 20:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Debat calon presiden putaran kedua akan digelar besok malam. Debat soal ekonomi dan kesejahteraan sosial dimoderatori pakar ekonomi dari Universitas Brawijawa, Prof. Ahmad Erani Yustika.

Anggota KPU Sigit Pamungkas menjelaskan, Ahmad Erani Yustika dipilih sebagai moderator berdasarkan kesepakatan dari kedua kubu calon presiden.

"Kami menawarkan lima alternatif. Dari lima nama itu, Mas Ahmad Erani yang disepakati. KPU itu menetapkan apa yang jadi kesepakatan kedua belah pihak," jelas Sigit di TvOne malam ini (Sabtu, 14/6).


Sementara untuk materi pertanyaan, Sigit menambahkan, KPU tidak berkonsultasi terhadap masing-masing peserta Pilpres tersebut. "Pertannyaan ini dirancang secara khusus dengan tim ahli terkait tema yang dibahas tanpa melibatkan pasangan," ungkapnya.

Untuk debat besok, dia menjelaskan, pertanyaan yang akan diajukan moderator akan lebih ringkas dan mudah dimengerti. Hal ini sebagai evaluasi atas pelaksanaan debat sebelumnya. "Agar forum lebih banyak untuk pasangan calan," ungkapnya.

Seperti debat yang pertama, debat yang hanya diikuti capres besok itu akan memakan waktu 90 menit. Pertanyaan pertama kali akan ditujukan kepada capres nomor urut 2, Joko Widodo. Hal ini sebagai kebalikan dari debat pertama. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya