Berita

setiyardi/tempo

Politik

Obor Rakyat: Kalau Merasa Dirugikan, Silakan Klarifikasi

SABTU, 14 JUNI 2014 | 14:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemimpin Redaksi tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Boediono, mengaku menerima banyak sekali tanggapan yang masuk ke ruang redaksinya dari pembaca dan publik luas.

Menurut dia, tanggapan yang demokratis lebih bagus daripada serangan-serangan yang diarahkan kepadanya.

"Banyak tanggapan ke redaksi saya yang mengatakan ini benar atau itu salah. Tapi, sebagai manusia saya punya kaidah dalam melakukan tindakan. Saya lebih menghindari mudarat daripada mengejar manfaat," kata Setiyardi dalam diskusi "Hitam Putih Kampanye" di Cikini, Jakarta Pusat, pagi ini (Sabtu, 14/6).


Dia tegaskan bahwa isi dari tabloid yang didirikan dan dipimpinnya itu berisi fakta dan sikap politik jelang pentas Pemilihan Presiden. Diakuinya juga bahwa sikap politiknya itu banyak mengkritik PDI Perjuangan dan capres yang diusungnya, Joko Widodo.

"Semua yang saya sampaikan adalah fakta, saya kritisi PDIP dengan fakta, ada fakta di media bahwa nama Michael Bimo muncul di kasus Transjakarta, itu juga saya tulis," terangnya.

Menurut dia, kalau memang pihak yang disebut dalam pemberitaan merasa dirugikan atau merasa difitnah, seharusnya melakukan klarifikasi.

"Kalau ada kesalahan, silakan klarifikasi. Kita semua bisa melakukan diskusi, itu adalah buah reformasi yang diperjuangkan dengan darah dan air mata. Kita tentu tidak ingin negara tiran, orang menyatakan pendapat lalu masuk penjara," ujarnya.  [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya