Berita

gun gun heryanto/net

Politik

Obor Rakyat: Tulisan Gun Gun Tidak Diubah, Bahkan Sampai Titik Komanya

SABTU, 14 JUNI 2014 | 12:41 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemimpin Redaksi tabloid Obor Rakyat, Setiyardi Boediono, mengkritik sikap pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Gun Gun Heryanto.

Diakuinya, tulisan Gun Gun Heryanto dimuat di salah satu edisi Obor Rakyat. Tapi Setiyardi heran belakangan Gun Gun menuding kru redaksi tabloid itu telah menjebaknya dan memelintir tulisannya di tabloid itu. Tulisan yang dimaksud adalah analisis tentang PDI Perjuangan dalam mengikuti pemilihan presiden.

"Saya tugaskan staf redakasi saya untuk kontak Mas Gun Gun, dijelaskan bahwa kami akan menerbitkan Obor Rakyat. Disebutkan tulisannya berapa karakter, honornya disebut juga," ujar Setiyardi dalam diskusi "Hitam Putih Kampanye" di Cikini, Jakarta Pusat, pagi ini (Sabtu, 14/6).


Ditegaskannya, tidak ada pemelintiran tulisan Gun Gun. Apa yang dicetak, persis seperti isi e-mail yang dikirimkan Gun Gun.

"Sungguh heran kalau Gun Gun merasa dipelintir, karena titik komanya saja tidak diubah. Saya bisa tunjukkan e-mail dari dia, tapi saya kira tidak perlu sejauh itu. Sampai titik koma-nya juga tidak kami ganti," tegasnya.

"Sebagai intelektual tulisannya biasa-biasa saja," ujarnya menjelaskan tulisan Gun Gun.  [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya