Berita

net

Politik

Pemred Obor Rakyat: Isi Tabloid Saya Adalah Fakta

SABTU, 14 JUNI 2014 | 09:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pemimpin Redaksi Tabloid Obor Rakyat, Setiyardi, mengutarakan klarifikasi tentang tabloidnya, yang disebut-sebut sebagai bentuk kampanye hitam menjatuhkan capres Joko Widodo.

Hadir dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, pagi ini (Sabtu, 14/6), pertama-tama Setiyardi memperkenalkan diri. Ia tegaskan dirinya adalah warga DKI Jakarta yang berarti pemangku kepentingan di Jakarta.

"Saya pemilik KTP Jakarta, saya pernah ikuti Pilkada DKI dan saya miliki gubernur yang sekarang maju ke capres," terangnya di diskusi Hitam Putih Kampanye.


Ia pun sengaja membawa sampel tabloid yang sempat dibicarakan. Ditegaskannya, tabloid itu adalah karya jurnalistik biasa, tabloid yang biasa-biasa saja. Sebagai jurnalis senior dan lulusan media terkemuka, Majalah Tempo, ia mempertaruhkan reputasinya.

"Saya anggap (isi tabloid) ini fakta," tegasnya.

Kalau di judul salah satu tabloid itu ada kepala judul yang menyebut "Jokowi capres boneka", itu adalah kesimpulan tim redaksi.

"Pada 1998 kita berhasil mengganti sebuah rezim yang kita kenal sebagai proses reformasi. Buahnya adalah demokrasi, dan yang paling penting adalah kebebasan berpendapat. Inilah salah satu hasil yang harus kita jaga," terangnya lagi. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya