Berita

Politik

29 Ribu Karyawan PTPN III Sokong Prabowo-Hatta

SABTU, 14 JUNI 2014 | 09:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebanyak 29 ribu karyawan PTPN III di Sumatera Utara menyatakan kebulatan tekad untuk mendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden dalam Pilpres 9 Juli mendatang.

Kebulatan tekad tersebut disampaikan Ketua Federasi SPBUN PTPN III, Mailanta Bangun, dalam jumpa pers kepada wartawan usai penutupan Basic Training Pengurus SPBUN PTPN III di Gedung Pamitra Sei Karang, Galang Deliserdang, Jumat (13/6).

Turut hadir dalam penyampaian keterangan pers tersebut Ketua Umum Federasi SPBUN PTPN 1-14, Tuhu Bangun, dan Direktur SDM PTPN III, Harianto SH.


Menurut Mailanta Bangun, dukungan 29 ribu karyawan PTPN III kepada Prabowo Subianto sebagai Presiden sebagai tindak lanjut atas deklarasi nasional Federasi SPBUN PTPN 1-14 pada 6 Juni lalu di Rumah Polonia, Jakarta.

"Dukungan 29 ribu Karyawan PTPN III itu tersebar di 60 unit kerja di Sumatera Utara. Itu baru karyawan, belum termasuk anak dan istri yang jika ditotal secara keselurahan mencapai 350 ribu orang," ujar Mailanta Bangun.

Dijelaskan, dukungan kepada Prabowo merupakan keputusan hirarki organisasi karena Karyawan SPBUN PTPN III adalah bagian dari Federasi SPBUN. Dukungan tersebut diberikan bukan berdasarkan putusan pragmatis namun realistis.

"Kami percaya dengan ketegasan Prabowo, maka aset-aset PTP Nusantara akan terjamin dari okupasi mafia-mafia tanah. Jika perusahaan tenang dalam operasionalnya, otomatis nasib karyawan juga akan tenang dalam bekerja, nasib keluarganya juga akan terlindungi," sebutnya.

Sementara Ketua Umum Federasi SPBUN PTPN 1-14, Tuhu Bangun memberi apresiasi atas dukungan karyawan PTPN III. Katanya, dukungan dari 29 ribu karyawan PTPN III tersebut adalah bagian dari 3,2 juta karyawan dan keluarga yang berada di lingkup Ferederasi SPBUN PTPN 1-14.

"Dukungan kepada Prabowo kami berikan demi mengedepankan kepentingan perusahaan secara berkesinambungan. Regulasi selama ini tidak mengatur secara spesifik mengatur tentang asset negara. Dan kami percaya, Prabowo akan membenahi regulasi tersebut step by step," imbuh Tuhu Bangun.

Harapan federasi, jelasnya, hanya ingin menjaga kesinambungan perusahaan.

"Sesunggguhnya kita tidak pernah menawarkan keinginan kami dengan para Capres. Namun dari komunikasi yang dijalin dengan Pak Hashim Djojohadikusumo, kami merasa memiliki kesamaan. Prabowo menjamin perbaikan-perbaikan ini. Dan aset BUMN akan berkembang," terangnya.

Sementara Direktur SDM PTPN III Harianto SH menggarisbawahi jika manajemen PTPNN III tidak ikut dalam dukung mendukung capres tertentu.

"Kami menyerahkan sepenuhnya hak pilihan politik kepada karyawan," tegas Harianto. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya