Berita

presiden sby/net

Politik

SBY: Capres Harus Sampaikan Solusi Masalah Ekonomi

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 12:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden SBY berharap para calon presiden (Capres) periode 2014-2019, Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi), bisa menyampaikan apa kebijakan atau solusi yang mereka tawarkan saat mendapat amanat atau mandat untuk menjalankan pemerintahan lima tahun mendatang.

"Rakyat bisa mendengar, kita bisa mendengar, bisa dikritisi mana yang realistis dan mana yang paling klop dengan persoalan yang dihadapi. Mana bukan retorika, mana yang terlalu tinggi yang dijanjikan. Rakyatnya akan dapat memilih dengan tepat," kata Presiden SBY saat memberikan pengantar pada Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LJP LKPP) Tahun 2013, yang disampaikan oleh Ketua BPK Rizal Jalil, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/6).

Menurut Presiden SBY, demokrasi Indonesia harus diisi perdebatan demokratis, baik dalam pemilihan umum nasional, pemilihan Bupati atau pemilihan Gubernur.


"Saudara tahu perekenomian global belum pulih benar, selalu ada masalah-masalah dalam perjalanannya dan dampaknya juga kita rasakan. Setiap negara termasuk Indonesia selalu ada masalah ada tantangannya, saya harus berkata seperi itu,” terang SBY, dikutip dari setkab.go.id.

Putaran kedua debat hari Minggu mendatang (15/6), akan hanya diisi kedua calon presiden, Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Topiknya adalah Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya