Berita

Jokowi Koar-koar Soal Pengawasan, Tapi Kasus Transjakarta Lempar Tanggung Jawab

RABU, 11 JUNI 2014 | 14:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Penegasan Joko Widodo dalam debat Pilpres 2014 bahwa pengawasan pembangunan adalah kunci pemberantasan korupsi sangat bertolak belakang dengan realita di lapangan. Belum genap masa pemerintahan saja, Jakarta sudah menyumbang daftar panjang kasus korupsi di Indonesia.

Pengamat politik Bobby Maengkom, menjelaskan baru satu tahun memimpin Jakarta, terjadi kasus korupsi 2,3 triliun. Menurutnya, itu bukan angka yang kecil.

"Itu membuktikan bahwa Jokowi tidak mampu melakukan pengawasan terhadap pembangunan yang langsung berada di bawah kewenangannya," ujar Bobby Maengkom, Rabu, (11/6).


Dia mengingatkan, anggaran bus Transjakarta yang besar langsung berada di bawah tanggung jawab dan kewenangan gubernur. Setidaknya, Jokowi melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap bawahannya. Tetapi yang terjadi Jokowi justru bersikap tidak tahu-menahu.

Saat ini mantan Kepala Dinas Perhubungan Udar Pristono sudah jadi tersangka, makanya dia mempertanyakan, kenapa Jokowi seperti lepas tanggung jawab dengan menunjukkan bahwa dia tidak tahu apa-apa.

"Ketidakpahaman Jokowi terhadap kasus korupsi bus Transjakarta itu menunjukkan dirinya tidak memiliki pengawasan yang baik kepada bawahannya dan proses penggunaan anggaran pembangunan Jakarta," tandasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya