Berita

jusuf kalla

Politik

Soal Prabowo Sudah Dijawab Istana, Keraguan Terhadap JK Masih Ada

SELASA, 10 JUNI 2014 | 18:47 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Kemarin malam terjadi perdebatan menarik soal tanggung jawab atasan dan penilaian atasan di agenda debat Capres-Cawapres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut capres Prabowo Subianto, tidak ada prajurit yang salah, tetapi yang salah adalah pimpinan.

Ketika ditanyakan oleh cawapres lawan, Jusuf Kalla, terkait komitmen penegakan HAM dan kasus pelanggaran HAM yang pernah menjeratnya, Prabowo menyatakan dia bertanggung jawab. Namun soal penilaian atasan, ia meminta JK bertanya kepada atasannya waktu itu Jenderal Wiranto dan Presiden Habibie.


"Ternyata hari ini (Jubir Presiden) Julian Pasha menyatakan bahwa Presiden Habibie tidak memecat Prabowo. Inilah jawaban misteri yang selama ini membuat masyarakat bertanya-tanya," kata Staf Khusus Presiden, Andi Arief, dalam pesan elektronik yang diterima redaksi, beberapa saat lalu (Selasa, 10/6).

Andi Arief melanjutkan, kalau melihat sejarahnya maka justru Jusuf Kalla yang pernah dipecat oleh Presiden Abdurahman Wahid atau Gus Dur (saat itu) dari kursi Menteri Perindustrian dan Perdagangan. Seperti diketahui sebagian kalangan, alasan sesungguhnya Gus Dur memecat JK adalah indikasi korupsi yang dilakukan JK.  Namun indikasi korupsi JK tidak pernah ditindaklanjuti.

"Kemudian pada pemilu 2009, secara politik JK dinilai bukan orang yang tepat dan berprestasi menjadi Wapres, sehingga (SBY) perlu figur baru Boediono sebagai Cawapres dan ternyata didukung rakyat," terang Andi.

"Kalau kali ini JK mencalonkan lagi menjadi Cawapres, masihkah rakyat mempercayai orang yang pernah disetujui pemecatannya melalui Pemilu?" tanyanya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya