Berita

lukman hakim/net

Politik

Lukman Bertekad Benahi Demoralisasi di Kementerian Agama

SENIN, 09 JUNI 2014 | 15:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Wakil Ketua MPR RI, Lukman Hakim Saefudin, dilantik menjadi Menteri Agama (Menag) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Negara, Jakarta, Senin pagi (9/6).

Lukman menggantikan Suryadharma Ali yang mengundurkan diri dari jabatan Menag pada 26 Mei lalu karena ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi haji oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lukman Hakim Saefudin dilantik melalui Keputusan Presiden (Keppres) nomor 54/P/2014 yang ditandatangani Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 4 Juni 2014, dengan masa jabatan hingga berakhirnya periode Kabinet Indonesia Bersatu II.


Untuk menjalani awal tugasnya, Lukman Hakim Saefudin mengaku bakal segera mengumpulkan staf jajarannya untuk memperoleh informasi dan masalah yang dihadapi Kementerian Agama. Dan esok hari, ia akan bertemu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Selasa besok (10/6) saya akan ke KPK untuk mendengar penilaian KPK terhadap Kementerian Agama. Semua itu akan saya identifikasi," kata Lukman, dikutip setkab.go.id.

Setelah identifikasi tersebut dia akan menetapkan kebijakan. Ditambahkannya, tugasnya sebagai Menteri Agama akan sangat berat, karena dia menjabat pada saat tahun anggaran sudah berjalan. Apalagi, masa jabatannya relatif singkat.

Namun begitu Lukman betekad untuk memperbaiki "demoralisasi" di lembaga yang dipimpinnya. Ia juga berjanji  akan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Kementerian Agama.

Mantan Menteri Agama, Suryadharma Ali, beserta istri, Wardatul Asriah, juga hadir di pelantikan Lukman.

Lukman Hakim Saefudin, yang lahir di Jakarta 25 November 1962, adalah putra mantan Menteri Agama K.H. Saefudin Zuhri. Ia adalah Alumnus Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, Jatim, yang juga lulusan sarjana (S1) Universitas Islam As-Syafi’iyah Jakarta. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya