Berita

rmol

Prabowo dan Jokowi Wajib Pikirkan Keamanan Indonesia Timur

SENIN, 09 JUNI 2014 | 06:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Pasca penembakan komandan Organisasi Papua Merdeka (OPM) oleh prajurit TNI dari Batalyon Infantri 751/Vira Jaya Sakti Kodam XVII/Trikora di Tingginambut, Puncak Jaya, Papua pada Sabtu lalu (7/6), TNI diminta perlu menjaga situasi keamanan di wilayah Papua agar tetap kondusif.

Terlebih, negara ini akan melaksanakan hajatan demokrasi yaitu pemilihan presiden dalam beberapa hari ke depan.

Begitu disampaikan Direktur Eksekutif Kawasan Timur Indonesia Watch (KTI Watch) Razikin Juraid saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 9/6).


"Meninggalnya komandan OPM tersebut dapat saja memicu eskalasi konflik yang lebih luas dan berakibat pada terganggunya agenda Pilpres di wilayah Papua," ujarnya.

Papua, lanjut Razikin, merupakan wilayah perbatasan dengan negara tetangga yaitu Papua Nugini dan Australia, yang dalam waktu tertentu berpotensi besar dijadikan pintu masuk untuk menciptakan kekacauan bagi NKRI.

Maka dari itu, Razikin mengimbau agar kedua capres yang ada mempersiapkan skema penyelesaian secara menyeluruh apa yang menjadi permasalahan di Papua, secara khusus dan kawasan timur Indonesia secara umum. Hal ini sangat penting agar tidak ada ketimpangan antar daerah di dalam bangsa yang besar dan kaya raya ini.

"Terjadinya gejolak seperti ini ditimbulkan dari absenya kebijakan pemerintah saat ini dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. Kami harap baik Prabowo dan Jokowi memasukan solusi kesenjangan ini dalam visi misinya," ujar mantan ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) itu. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya