Berita

prabowo subianto/net

Politik

Mantan KSAD: Prabowo Hebat Tidak Terpancing Hendropriyono

Dulu Mereka Sangat Dekat
JUMAT, 06 JUNI 2014 | 17:12 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Apa yang dikatakan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Hendropriyono, tentang calon presiden, Prabowo Subianto, dipandang tidak etis. Padahal, keduanya pernah memiliki hubungan dekat dekat selama di militer.

"Kita punya Sapta Marga, Sumpah Prajurit. Apalagi, sebagai prajurit komando punya Janji Prajurit. Janganlah karena 'aku kan sudah sipil', lalu berkata seperti itu," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo, kepada wartawan, di kawasan Hotel Indonesia, Jakarta, beberapa saat lalu (Jumat petang, 6/6).

Beberapa hari lalu, Hendropriyono menyebut Prabowo sebagai orang yang gila, bahkan mendekati psikopat. Hal itu didasari pengetahuannya semasa dinas di tentara sebagai atasan Prabowo yang mengetahui hasil tes prakesehatan perwira (prakeswa).


Pramono Edhie tidak mengerti mengapa Hendropriyono begitu kasar terhadap eks Komandan Jenderal Kopassus itu.

"Yang saya tahu dia pernah begitu dekat, dekat banget ke Prabowo. Bahkan, kalau dibandingkan saya, dia (Hendropriyono) jauh lebih dekat ke Prabowo," ucap Edhie.

Edhie tidak mau ikut campur soal apa yang terjadi di antara kedua seniornya itu. Namun, Edhie mengaku salut melihat respons Prabowo yang tidak terpancing atas penghinaan dari Hendropriyono. Prabowo tidak pernah menanggapi pernyataan itu walau didesak oleh wartawan di Bandung dua hari lalu.

"Hebatnya Prabowo tidak mau terpancing. Itu saya salut," tegas Edhie yang kini menjabat anggota Dewan Pembina Partai Demokrat.

Terkait dengan itu, Edhie mengajak semua pihak yang ikut dalam pertarungan politik jelang Pilpres 2014 untuk berkompetisi secara sehat, tidak melakukan kampanye hitam.

"Adu visi misi sajalah, sehingga rakyat mengerti. Semua manusia ada plus dan minusnya. Lebih baik sibuk saja jual visi misi. Kalau cari kekuranga, semua orang ada kurangnya," tegas putra tokoh militer Sarwo Edhie Wibowo itu. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya