Berita

Pramono Edhie Wibowo/net

Politik

Pramono Edhie Wibowo: Saya Bantu Prabowo-Hatta dari Luar

JUMAT, 06 JUNI 2014 | 15:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo, menjelaskan lebih gamblang soal pilihan politik Demokrat dan dirinya sendiri dalam Pilpres 2014.

Menurut dia, sejak awal Demokrat menyadari bahwa perolehan suaranya di Pileg 9 April tidak mencukupi untuk mencalonkan presiden sendirian.

Maka itu melihat perkembangan yang ada, lanjut Edhie, Demokrat mengadakan Rapat Pimpinan. Tujuannya, konsolidasi ke dalam. Dan kedua, menentukan sikap politik.


"Sikapnya netral, bukan berarti golput ya. Tapi beri kesempatan kepada dua pasangan calon memaparkan visi misi," tegasnya, saat berbincang dengan wartawan di kawasan Jakarta Pusat beberapa saat lalu (Jumat, 6/6).

Posisi netral Demokrat yang disampaikan oleh ketua umumnya, Susilo Bambang Yudhoyono, berarti memberi kesempatan pada dua calon di Pilres melakukan pendekatan.

Tapi hanya pasangan Prabowo-Hatta yang menggunakannya di depan rapat pimpinan di depan semua DPD Partai Demokrat.

"Saya nilai visi misi Prabowo boleh juga. Dan Ketua Harian (Syarif Hasan) katakan visi misinya segaris dengan partai," terang dia.

"Prabowo bilang akan lanjutkan yang sudah baik. Saya lihat program SBY baik semua, ya baguslah kalau begitu cocok," tambah mantan Kepala Staf Angkatan Darat ini.

Dia tegaskan, tidak ada pembicaraan bagi-bagi kekuasaan dengan Prabowo-Hatta dengan Demokrat.

Edhie sendiri mengakui, dirinya akan membantu Prabowo-Hatta dari "luar" struktur tim sukses.

"Saya lebih baik bantu di luar. Tapi kalau pendukung saya mau bantu Prabowo, saya persilakan mereka ke sana," ujarnya. [rus]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya