Berita

rmol

Jokowi Kembali Membohongi Publik

SELASA, 27 MEI 2014 | 23:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Jokowi dinilai kembali membohongi publik. Kebohongan Jokowi ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional Pemenangan Pilpres Partai Nasdemdi Hotel Mercure Jakarta Utara (Selasa, 27/5).

Dalam kesempatan itu, dengan sedikit menyindir Jokowi mengatakan bahwa pakaian putih telah terlebih dahulu dikenakan oleh dirinya daripada capres lain. Meski tak menyebut nama, jelas maksud Jokowi adalah Prabowo. "Trendsetter kita, mereka follower," kata Jokowi.

Sementara penilian Jokowi ini disampaikan oleh Ketua DPP Gerindra, Asrian Mirza. Asrian mengingatkan Jokowi dan pendukungnya bahwa sejak 2008, ketika Gerindra didirikan, "baju dinas" seluruh anggota Partai Gerindra adalah putih.


"Bukan baru kemarin Mas Jokowi. Apalagi dikatakan ikut trend anda untuk Pilpres ini," kata Asrian kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 27/5).

Asrian, yang juga salah seorang satu pendiri Gerindra itu menegaskan bahwa seragam putih sudah digunakan Gerindra sejak Jokowi masih di Solo. Karena itu, Asrian berharap Jokowi berpikir dahulu sebelum mengeluarkan pernyataan.

"Dipikir dulu sebelum cuap. Tanya anggota partai Anda yang lain, mungkin lebih paham dan ingat, apalagi kalau dulu 2009, ikut Tim Kampanye Nasional Mega Prabowo. Kami bergaul dengan kawan kawan disana dan kami selalu memakai uniform wajib kami, dan kami bangga untuk itu, baju putih dan celana panjang krem," demikian Asrian. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya