Berita

Lebih dari 10 Ribu Pendukung Dahlan akan Deklarasikan Dukungan pada JKW-JK

SABTU, 24 MEI 2014 | 19:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ribuan pendukung Dahlan Iskan yang tergabung dalam Relawan Demi Indonesia (ReDI) akan mendeklarasikan dukungan pada Joko Widodo-Jusuf Kalla pasangan capres-cawapres pada Pemilihan Presiden 2014 ini.

"Demi Indonesia, kami siap memenangkan Jokowi-JK," tegas Koordinator Nasional ReDI, Amal Alghozali, kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Sabtu, 24/5).

Mereka mendukung pasangan yang diusung PDIP, Nasdem, PKB, dan Hanura itu setelah melalui serangkaian kajian dan pertimbangan. Namun yang jelas, bukan karena kecewa pemenang Konvensi Dahlan Iskan tidak diusung Partai Demokrat pada Pilpres 9 Juli mendatang. (Baca: Resmi, Dahlan Iskan Dukung JKW-JK)


"Setelah mencermati dengan seksama pikiran-pikiran strategis Pak Jokowi-JK, maka untuk kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan yang lebih nyata, kami mendukung penuh pasangan ini. Jadi dukungan ini demi Indonesia menjadi hebat, bukan karena kecewa," tegasnya.

Meski begitu, Amal mengakui keputusan mendukung JKW-JK itu belum resmi. Karena baru pada 31 Mei mendatang pendukung Menteri BUMN itu menggelar Kongres ReDI di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

"Setelah keputusan konvensi, kami terus berdiskusi, mencermati perkembangan. Setiap hari, para kordinator relawan rapat. Akhirnya disepakati, akan dilaksanakan Kongres Relawan tanggal 31 Mei nanti," beber Amal.

Dalam pertemuan akbar tersebut, akan didengarkan pemandangan umum relawan dari berbagai daerah yang selama ini mengkampanyekan Dahlan selama Konvensi, baru kemudian dukungan tersebut dideklarasikan.

"Aspirasi kawan-kawan kebanyakan ke Jokowi-JK. Tapi tentu kita tidak bisa mengalahkan kawan-kawan yang masih menimbang-nimbang. Makanya di Kongres Sentul kita berikan kesempatan kawan-kawan menyampaikan pikiran mereka. Tapi saya yakin 99,9 persen akan aklamasi mendukung duet Jokowi-JK," beber Amal.

Amal menambahkan, dari jutaan pendukung Dahlan Iskan, yang sudah mendaftar akan hadir dalam kongres tersebut sejauh ini hampir 10 ribu orang. "Tapi permintaan masih terus mengalir," demikian Amal. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya