Berita

Fuad Bawazier dan Hary Tanoe Satu Perahu Ni Ye

KAMIS, 22 MEI 2014 | 10:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Setelah Ketua Bappilu Hanura yang juga bakal Calon Wakil Presiden Hary Tanoe mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Fuad Bawazier juga menyatakan hal yang sama. Dukungan kedua elit Hanura kepada pasangan tersebut diledek.

"Cie, cie, Fuad Bawazier dan Hary Tanoe satu perahu ni ye," sindir Wakil Sekjen DPP Partai Hanura Kristiawanto saat dihubungi (Kamis, 22/5).

Fuad Bawazier memang dikenal cukup kritis terhadap kebijakan DPP Partai Hanura. Dia menolak deklarasi Wiranto-Hary Tanoe sebagai pasangan capres-cawapres. Yang terbaru dia juga menyalahkan Hary Tanoe atas perolehan Hanura yang di luar perkiraan.


Kristiawanto menegaskan, pernyataan Fuad Bawazier bahwa Wiranto tidak aspiratif salah besar. Pasalnya, semua aspirasi perwakilan DPD Partai Hanura seluruh Indonesia telah didengarkan dalam Rapimnas.

"Hasilnya, Rapimnas mengamanahkan pada pimpinan partai, yaitu ketua umum bersama sekjen untuk membangun koalisi. Dalam Rapimnas itu, Pak Fuad juga hadir," jelasnya.

Dalam perkembangannya, dia menjelaskan, Hanura akhirnya mendukung pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla setelah melalui berbagai pertimbangan. Sementara Fuad menolak dan mendukung Prabowo-Hatta, menurutnya tidak mengagetkan.

"Sejak dari dulu (Fuad) mendukung Prabowo. Anakanya saja nyaleg lewat Hanura. Jadi jiwanya di sana, raganya di Hanura. Tapi sekarang dia jelas sudah mundur. Kita hargai pendapat beliau," ungkapnya.

Kristiawanto juga menegaskan tidak benar banyak tokoh Hanura yang sebenarnya mendukung Prabowo-Hatta. Dia memastikan, partainya solid bersama PDIP, Nasdem, PKB memenangkan Jokowi-JK. "Paling cuma dua orang (Fuad-HT) itu (mendukung Prabowo-Hatta). Semua kader insya Allah solid," tekannya.

Soal Hary Tanoe, dia menambahkan, adalah wajar kalau mundur dari Hanura. Karena sebagai Ketua Bappilu, Bos MNC itu tahu diri atas perolehan suara partai di Pileg 2014 ini. "Pak HT tahu diri karena gagal akhirnya hengkang. Itu pilihan dia. Dia masuk Hanura baru. Belum menjiwai visi Hanura. Jadi mereka tidak nyaman," bebernya.

Apalagi Wiranto sudah menegaskan, bahwa sebagai partai, Hanura sudah memutuskan mendukung Jokowi-JK. Karena itu tidak mungkin mendukung pasangan lain. "Pak HT mau bantu duanya-duanya. Kan tidak bisa. Kita ini organisasi yang sudah memutuskan satu pasangan capres yang harus didukung," pungkasnya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya