Berita

hary tanoe

Nasib Hary Tanoe, Habis Manis Sepah Dibuang

RABU, 21 MEI 2014 | 17:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Bos Media Nusantara Citra (MNC) Hary Tanoesoedibjo dinilai berjasa besar dalam perolehan suara Partai Hanura pada pemilu legislatif 2014. Karena Ketua Bappilu Hanura itu totalitas dalam mendukung partai tersebut, mulai dari pendanaan, sosialisasi media sampai mobilisasi dukungan.

“Dia juga turun ke lapangan bersama Wiranto. Baru kali ini sosialisasi politik Hanura semarak. Iklan di TV tiap hari ada,” ujar ujar pengamat politik Indrawan Rabu (21/5).

Karena itu, seharusnya Partai Hanura berterima kasih kepada Hary Tanoe dengan mengkompromikan perbedaan dalam pandangan politik. Hary Tanoe juga sejatinya dilibatkan dalam pengambilan kebijakan partai termasuk dalam menentukan arah koalisi. “Yang dominan selama ini kan Wiranto. Hary Tanoe bahkan tidak terlihat di setiap  komunikasi dengan parpol lain,” tuturnya.


Dia menduga, mundurnya Hary Tanoe bukan karena sikapnya yang mendua dalam memberi dukungan terhadap calon presiden. Lebih dari itu, ruang yang tak seimbang dalam pengambilan kebijakan partai telah menjadi faktor mendasar.

“Kalau mendua, tidak mungkin menampakkan diri di pihak Prabowo. Saya pikir ini ilmu sederhana. Bilang aja habis manis sepah dibuang. Saya tak dapat membayangkan gimana Hanura tanpa Hary Tanoe. Apa mungkin masih lolos PT (parliamentary threshold) atau senasib dengan PBB?,” tandasnya.

Hary Tanoesoedibjo ketahuan menghadiri rapat kubu Prabowo Subianto di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2014) lalu. Rapat tersebut diikuti empat parpol pengusung Prabowo yakni Gerindra, PKS, PPP, dan PAN. Hal diperkuat dengan penyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon Hary Tanoesoedibjo bergabung ke poros Gerindra. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya