Berita

prabowo-hatta/net

Deklarasi Prabowo-Hatta Lebih Memukau Ketimbang Jokowi-JK

SELASA, 20 MEI 2014 | 14:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Terdapat perbedaan yang mencolok antara deklarasi pencapresan Joko Widodo-Jusuf Kalla dan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Penunjukkan JK sebagai pendamping Jokowi bukanlah merupakan hal yang luar biasa.

"Tidak ada kejutan untuk rakyat siapa yang akan dipilih menjadi cawapresnya (Jokowi)," ujar pengamat Psikologi Politik Universitas Indonesia Dewi Haroen kepada wartawan di Jakarta, Selasa (20/5).

Ia mengatakan bahwa pengusungan Ketua Palang Merah Indonesia itu telah diprediksi dan menjadi pembicaraan sejak lama. Sehingga, yang terlihat adalah mengapa pengambilan keputusan yang sederhana seperti itu memerlukan waktu yang begitu lama.


Terlebih, lanjut dia, Jokowi tidak sama sekali tidak menyampaikan visi dan misinya selama lima tahun mendatang saat mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum. Sehingga menimbulkan impresi kurangnya kepemimpinan yang dimiliki oleh capres PDIP itu.

"Jokowi tampak tenggelam oleh kharisma JK, terlihat Jokowi kurang percaya diri," imbuh Dewi.

Kondisi itu berbeda dengan deklarasi Prabowo-Hatta lantaran terdapat kejutan bagi masyarakat dimana kejutan terbesar adalah bergabungnya Partai Golkar pada saat-saat terakhir. Selain itu, acara deklarasi itu dilakukan dengan meriah dan khidmad, serta seluruh pimpinan partai pendukung memiliki kesempatan berbicara yang sama.

"Prabowo bisa menyampaikan pidato yang menggelegar dan memukau, menyampaikan visi misinya yang jelas. Prabowo terlihat PD dengan dukungan yang mengalir kepadanya, khususnya dari poros partai islam dan ketua NU serta Golkar di menit terakhir," demikian Dewi. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya