Berita

mahfud MD

Cuma Prabowo yang Menawari Mahfud untuk Bergabung

SENIN, 19 MEI 2014 | 15:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan calon presiden Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa.

"Iya, ada tawaran terhormat bagi Pak Mahfud untuk sebuah posisi penting dan strategis dalam kabinet untuk merealisasaikan cita-citanya memberantas korupsi dan menegakkan hukum," ungkap Direktur MMD Initiative, Masduki Baidlowi dalam siaran persnya, Senin (19/5).

Tawaran terhormat itu tidak pernah didapat di tempat lain. Namun, lanjut Masduki, Mahfud MD masih ingin mendiskusikan tawaran tersebut bersama timnya, terutama meminta masukan dari para kiai yang selama ini mendukung mantan Menteri Pertahanan era Presiden KH Abdurrahman Wahid itu.


"Karena pada prinsipnya kita tidak mengejar jabatan, perlu didiskusikan lebih lanjut apa manfaat dan mudharatnya baik rakyat, utamanya meminta masukan dan arahan dari kiai-kiai yang selama ini mendorong Pak Mahfud untuk berperan penting di pentas nasional," ujar pria yang akrab disapa Cak Duki itu.

Ia menjelaskan, Mahfud MD akan sowan ke beberapa kiai dalam beberapa hari kedepan. Di antaranya, Pengasuh Ponpes Sidogiri Pasuruan Kiai Nawawi Abdul Jalil, Gus Ali Masyhuri dari PP Bumi Shalawat Sidoarjo, Kiai Basyir di Sumenep, Rais Syuriah PBNU KH Hasyim Muzadi, KH Syukron Makmun dari PP Darul Rahman Jakarta, sesepuh PPP sejaligus pengasuh PP Al Anwar Rembang, Maimun Zubair, Kiai Dimyati Romli dan KH SHalahuddin Wahid di Jombang dan kyai-kyai lain di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.

Oleh para kyai, Mahfud merupakan sosok yang jujur, tegas, dan tak pandang bulu dalam penegakan hukum. Sepak terjang Mahfud selama menjadi Ketua MK mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, tertutama para kiai dari Jawa Timur hingga Banten.

Melihat track record itu, Capres Prabowo pun ingin mengajak Mahfud untuk merealisasikan cita-citanya dalam membenahi penegakan hukum dan keamanan.

Selain terlibat dalam pmerintahan mendatang, dengan bergabungnya Mahfud MD diharapkan ikut memenangkan pasangan yang diusung empat partai politik yakni Partai Gerindra, PKS, PPP, dan PAN.

"Karena, untuk merealisasikan cita-cita itu tentu perlu kemenangan dalam menghadapi Pilpres mendatang ini. Karena itu, Pak Mahfud juga diminta untuk memimpin tim nasional pemenangan pasangan Prabowo-Hatta," tutupnya Cak Duki. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya