Berita

net

Politik

Duet ARB-Pramono, Pendukung Dahlan Persilakan Rakyat Menilai

SABTU, 17 MEI 2014 | 19:49 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Meski disebut belum final, tapi keinginan Partai Golkar dan Partai Demokrat akan mengusung pasangan Aburizal Bakrie-Pramono Edhie Wibowo pada Pemilihan Presiden 2014 ini terus menuai polemik, termasuk di media sosial. Pasalnya, pemenang Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, yang juga diikuti Pramono, adalah Dahlan Iskan.

Bahkan saat ini beredar foto Ibu Negara Ani Yudhoyono yang tengah membisiki Presiden SBY. Foto tersebut memang gambar lawas. Namun, yang menjadi perhatian, karena di foto tersebut diselipkan tulisan: Pokoke adikku kudu dadi. Pramono Edhie memang adik kandung putri alm Jenderal Sarwo Edhie tersebut.

Sementara itu, relawan pendukung Dahlan Iskan menanggapi santai wacana tersebut. Malah, andai memang pada akhirnya wacana tersebut terealisasi, mereka bersyukur kepada Allah.


"Bahwa perjuangan kita untuk memenangkan DI menjadi capres konvensi sudah berhasil dengan membanggakan kita semua, tanpa pamrih, tanpa embel-embel apa-apa, jauh dari pragmatisme, semata-mata idealisme anak bangsa. Dan kita tunjukkan bahwa DI adalah figur yang memiliki integritas maupun kapabilitas dalam membangun bangsa menjadi lebih baik," jelas Koordinator Relawan Demi Indonesia (ReDI) Amal Alghozali kepada Rakyat Merdeka Online malam ini (Sabtu, 17/5).

"Andai hasil konvensi tidak dipakai dengan segala alasan, biarlah itu rakyat yang menilai makna sebuah kejujuran dan keteladanan dalam pendidikan politik. DI yang kita banggakan bukan tipe orang yang menghalalkan segala cara untuk meraih tujuan. Allah pasti punya rencana lain yang jauh lebih baik dan mulia untuk DI dan bangsa ini," sambung Amal.

Dia mengingatkan kepada seluruh pendukung Dahlan untuk tidak perlu marah, menghujat dan menyalahkan siapapun, apalagi menyesali yang telah diperjuangkan.

"Kita yakini matahari akan selalu bersinar cerah setiap pagi, secerah harapan untuk menegakkan kebenaran dalam kapasitas masing-masing, dimanapun kita berada. Karena setiap kebatilan akan selalu dikalahkan dengan kebenaran. Demi Indonesia, Dahlan Iskan sahabatku pemimpinku. Kerja, kerja, kerja," demikian Amal. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya