Berita

presiden sby

SBY Akui Ada Keterbatasan Ajukan Capres

JUMAT, 16 MEI 2014 | 17:27 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui saat ini sikap politik partainya ditunggu oleh masyarakat luas. Tak hanya itu, dia juga langsung ditanya masyarakat apa sikap yang diambil.

Pertanyaan yang diajukan itu adalah apakah Demokrat akan mendukung salah satu calon presiden, yaitu Joko Widodo atau Prabowo Subianto. Atau akan mengusung calon presiden sendiri dengan berkoalisi dengan partai lain. Atau opsi keempat, Partai Demokrat akan bersikap netral dengan menyerahkan kepada anggota dan kader untuk menentukan sikap sendiri.

"(Jawaban) Itu yang ditunggu masyarakat luas, termasuk wartawan," jelas SBY dalam jumpa pers di kantor Demokrat, Jakarta (Jumat, 16/5).


Menjawab hal tersebut, SBY menjelaskan, pada Pemilu 2014 ini, kemungkinan rakyat menginginkan partai dan kader partai lain yang menjadi pemimpin Indonesia untuk lima tahun mendatang. Hal itu terbukti dimana Demokrat tidak keluar sebagai pemenang seperti pada Pemilu 2009 lalu. Saat ini, pihaknya menyadari suara Partai Demokrat hanya 10 persen.

"Dengan 10 persen suara, maka ada keterbatasan bagi Demokrat untuk mencalonkan sendiri meski kami punya calon unggulan. Itu fakta dan realitas," tandas SBY, yang merupakan Presiden RI ini. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya