Berita

Zulkarnaen

Benarkah Pimpinan KPK Sudah Restui Abraham Samad Jadi Cawapres?

KAMIS, 15 MEI 2014 | 21:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad siap menjadi calon wakil presiden Joko Widodo jika memang dia ditakdirkan demikian. Bahkan, Samad mengaku sudah berkomunikasi dengan pimpinan KPK lainnya. Semua setuju.

"Sudah direstui. Saya sudah tanya pimpinan yang lain, tidak ada (yang menolak)," terang Samad  ketika ditemui di sela-sela acara Rapimnas Lembaga Dakwah Islam Indonesia 2014 di Balai Kartini, Jakarta, siang tadi, Kamis (15/5).

Benarkah para pimpinan KPK sudah merestui Samad?


Saat dihubungi Rakyat Merdeka Online malam ini, Wakil Ketua KPK Zulkarnaen balik bertanya siapa pimpinan KPK yang dimaksud Samad telah memberikan restu.

"Siapa maksudnya pimpinan lainnya itu? Pimpinan KPK kolektif kolegial. Hal-hal penting diputuskan dalam Rapim," ujarnya singkat.

Sementara tiga pimpinan lainnya, Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, dan Adnan Pandu Praja tidak menjawab saat dihubungi.

Tapi sebelumnya, (Senin, 12/5) Zulkarnaen menjelaskan, internal pimpinan KPK belum membahas soal Samad dipinang jadi cawapres. "Pimpinan belum diajak untuk membahas itu," jelasnya. (Baca: Wakil Ketua KPK: Kami Berharap Abraham Samad Menolak Menjadi Cawapres...)

Namun dia meminta Samad tetap menjaga komitmen pemberantasan korupsi dan menyelesaikan masa jabatannya.

“Undang-undang memang tidak melarang pimpinan KPK terjun ke dunia politik.Tapi, kita jangan terpaku sama undang-undang saja. Kontrak kita kan sudah jelas, yakni melakukan pemberantasan korupsi,” tegasnya. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya