Berita

Publika

Mencari Pemimpin yang Mampu Bangun Ekonomi Kuat

SENIN, 12 MEI 2014 | 14:52 WIB

PESTA demokrasi tahun 2014 ini adalah tahun yang begitu panas, berbeda dengan tahun-tanun sebelumnya. Hal ini mungkin salah satunya dikarenakan di tahun ini adalah tahun pertarungan antara orang sipil dengan militer. Yang mana kedua kandidat ini sangat mempunyai effek yang besar di masyarakat. Seorang pemimpin sudah tentu harus mempunyai visi misi atau program yang jelas, sehingga dalam menjalankan roda pemerintahan nantinya bisa terarah dengan baik.

Jika seorang pemimpin tidak mau menunjukkan visi misinya sudah tentu itu terasa janggal di mata masyarakat, terlebih lagi masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang sangat mendambakan pemimpin yang benar-benar mempunyai kapasitas seorang pemimpin sejati, bukan pemimpin yang hanya mencari sensasi dan kekuasaan semata.

Entah kebetulan atau tidak, pemilu tahun ini begitu dekat dengan bulan suci ramadhan yang mana hampir di setiap bulan ramadhan kebutuhan pokok  selalu melonjak naik harganya. Hal ini cukup membuat mayarakat Indonesia khususnya yang masih mempunyai perekonomian lemah sangat terbebani. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini tak lepas dari pemimpin yang kurang memperhatikan nilai perekonomian masyarakatnya. Seharusnya pemimpin yang bijak sudah bisa menyiapkan langkah-langkah tuk mengantisipasi hal itu, sehingga rakyat Indonesia tetap bisa beribadah dengan tenang, tanpa harus terbebani dengan melonjaknya harga.


Masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup dalam garis kemiskinan, maka sudah sepatutnya seorang pemimpin yang akan datang haruslah seorang yang tahu betul cara untuk meningkatkan kesejahteraan perekonomian masyarakatnya terlebih dahulu. Rakyat Indonesia dalam memilih pemimpin tidaklah muluk-muluk, yang terpenting adalah bisa meningkatkan perekonomian sehingga membawa kemakmuran bagi rakyatnya hal itu dinilai sudah lebih dari sekedar cukup. Tapi nyatanya banyak rakyat yang mengeluhkan kebijakan-kebijakan pemimpin yang sampai sekarang masih kurang memihak masyarakat Indonesia, dan malah cenderung memihak pada kepentingan asing.

Indonesia sebagai negara kepulauan dan mempunyai banyak sumber daya alam sudah seharusnya menjadi negara yang kuat perekonomiannya dan rakyatnya berada dalam garis ekonomi yang tinggi. Tetapi nyatanya hal itu berbanding terbalik, nyatanya rakyat Indonesia banyak yang miskin dan sumber daya alamnya justru sebagian besar di kelola oleh  pihak asing.

Kami hanya berharap agar pemimpin tahun 2014 ini adalah pemimpin yang memiliki visi misi tuk meningkatkan perekonomian yang kuat, berdaulat, adil dan makmur tuk seluruh rakyat Indonesia bukan sekedar tebar pesona dimasyarakat tuk mencari sensasi tanpa ada realisasinya, selain itu semoga pemimpin Indonesia yang terpilih kali ini adalah pemimpin yang sangat tegas dalam membatasi kepentingan pihak asing yang berniat mengambil sumber daya alam di Indonesia, dan lebih fokus untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

Zainal Mu’id
Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan
HP: 081296602xxx


Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

UPDATE

Rudi Margono Isi Kursi Jampidsus Menggantikan Febrie Adriansyah

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Pembiayaan Tembus Rp10 T, Laba Bank Mega Syariah Naik 17,56 Persen di Semester I-2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:24

Profil Etik Suryani Bupati Sukoharjo yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:20

Ini Alasan KPK Batal Ikut Konferensi Pers Polda soal Perkara yang Menyeret Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:04

Jakarta Jadi Kota Termahal ke-21 di Dunia pada 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:42

Inggris Siapkan Bonus Fantastis Jika Juara Piala Dunia 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:37

Saham SK Hynix Melonjak 13 Persen Saat Debut di Nasdaq

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:31

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi Batu Bara dan Isu Mundurnya Jampidsus

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:16

Biarkan Kortas Polri Usut Dugaan TPPU Jampidsus Tanpa Intervensi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:00

Jumlah Investor BBTN Kembali Melonjak per Juni 2026, Akhiri Tren Penurunan Dua Bulan

Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:51

Selengkapnya